- Setting password untuk user root di MySQL XAMPP, caranya buka http://localhost/phpmyadmin kemudian masuk ke Menu Privileges dan cari user root.
- kemudian edit privilages
- langkah selanjutnya change password. Cari file bernama “config.inc.php”, biasanya letaknya dalam folder hasil install XAMPP yaitu: C:\xampp\phpMyAdmin\
- Cari text $cfg[‘Servers’][$i][‘auth_type’] = ‘config’;
- Setelah ketemu, silahkan pilih metode Authentication yang diinginkan, pilihannya :
config = Tidak perlu mengetikkan password pada saat membuka PHPMyAdmiin
http = Keluar dialog box pengisian password untuk membuka PHPMyAdmin
cookie = Keluar kolom pengisian password untuk membuka PHPMyAdmin
kemudian simpan perubahan yang telah dilakukan. - Ganti username yang kita inginkan, dibagian $cfg[‘Servers’][$i][‘user’] = ‘root’; , secara default username nya adalah root.
- Sesuaikan password PHPMyAdmin yang sudah kita buat pada poin 1 diatas $cfg[‘Servers’][$i][‘password’] = ’1234′;
- Sekarang restart mysql pada melalui XAMPP Contol Panel yang disediakan. Lihat di folder C:\xampp\
Showing posts with label IT - Tips. Show all posts
Showing posts with label IT - Tips. Show all posts
Saturday, April 22, 2017
IT - Tips
Seting password phpmyadmin (xampp)
Thursday, August 4, 2016
IT - Tips
Harddisk tidak bisa di format / bermasalah
- Aktifkan user administrator (jika user administrator belum aktif):
- jalankan cmd
- ketik lusrmgr.msc
- pilih users administrator
- hilangkan centang pada 'account is disabled'
- selesai
- Masuk menggunakan user administrator
- Format harddisk external
Sunday, July 12, 2015
IT - Tips
Beberapa Seting XAMPP
- Seting limit waktu untuk delay phpMyAdmin (default 1440 second)
- Buka \xampp\phpMyAdmin\config.inc.php
- Tambahkan di baris terakhir
$cfg['LoginCookieValidity'] = waktu yang diinginkan (contoh : 60 * 60 * 3; // 60 detik x 60 menit x 3 jam )
Sunday, June 28, 2015
IT - Tips
Copy situs wordpress dari hosting ke localhost (atau sebaliknya)
DI SERVER HOSTING
- Masuk ke cpanel hosting lalu pilih, phpMyAdmin, kemudian pilih database yang akan dibackup dengan cara export (misalkan namanya x.sql)
- Masuk cPanel hosting pilih “File Manager”, masuk ke direktori file program wordpress (di kompres untuk lebih mudah, misal namanya w.zip)
- Selesai
- buka file x.sql (bisa gunakan notepad), dan ganti semua alamat domain yang digunakan dengan alamat di server localhost kita (contoh www.abc.com ganti dengan localhost/abc/web)
- Masuk ke phpmyadmin, import file x.sql.
- Copy w.zip ke webserver localhost kita dan beri nama folder sesuai mau kita. (misal nama folder bakupweb).
- buka file wp-config.php dan ganti DB_NAME, DB_USER, DB_PASSWORD sesuai setingan webserver kita.
- Selesai
Wednesday, January 14, 2015
IT - Tips
Mengganti Port Apache di XAMPP (agar tidak bentrok dengan IIS)
- buka file
C:\xampp\apache\conf\httpd.conf - cari kata
"Listen 80" lalu ubah dengan port anda , disini saya mengubah dengan "Listen 8080". - cari lagi kata
"ServerName Localhost:80" lalu ubah menjadi "ServerName Localhost:8080". - simpan file httpd.conf ,
- buka file
C:\xampp\apache\conf\extra\httpd-ssl.conf - cari kata "virtualhost_default_:443"
- ganti dengan "virtualhost_default_:4499".
- cari lagi kata "ServerName localhost:443" ganti menjadi "ServerName localhost:4499".
- simpan file tersebut sekarang jalankan apache anda , akses dengan localhost:8080.
Tuesday, September 16, 2014
IT - Tips
seting windows 7 / windows server agar bisa di remote oleh banyak user.
STEP 1
- jalankan gpedit.msc
- pilih :
- administrative template
- windows components
- remote desktop services
- remote desktop session host
- connections
- restrict remote desktop services users to a single remote desktop services session
- edit state di jadikan disable (kalau tidak hanya 1 user)
STEP 2
- buat user
STEP 3
- klik kanan my-computer
- remote settings
- allow - kan di remote desktop
- lalu select users (yang diberi akses ke server)
- jalankan gpedit.msc
- pilih :
- administrative template
- windows components
- remote desktop services
- remote desktop session host
- connections
- restrict remote desktop services users to a single remote desktop services session
- edit state di jadikan disable (kalau tidak hanya 1 user)
STEP 2
- buat user
STEP 3
- klik kanan my-computer
- remote settings
- allow - kan di remote desktop
- lalu select users (yang diberi akses ke server)
Tuesday, November 6, 2012
IT - Tips
Ubah alamat localhost pada XAMPP.txt
Ubah alamat localhost pada XAMPP
Pada postingan kali ini, saya mau sharing tentang cara mengubah alamat localhost.
Biasanya, ketika kita menginstall XAMPP, lalu ingin memanggil aplikasi kita, yang kita lakukan adalah mengetikan alamat
localhost/nama_folder pada address bar browser.
Yang akan saya sharing pada postingan kali ini adalah cara mengubah pemanggilan folder pada XAMPP. Jadi nantinya,
kita tidak harus mengetikan alamat localhost/nama_folder, kita hanya tinggal mengetikan alamat xyz.com untuk memanggil aplikasi kita.
Langkah pertama, buka file hosts yang ada pada direktori E:\WINDOWS\system32\drivers\etc dengan notepad,
(double click file hosts –> pada windows open with, click notepad)
nb : pada komputer saya, file system saya taruh di drive E:\, di kebanyakan komputer, biasanya file system ada pada drive C:\
isi dari file hosts kurang lebih seperti dibawah ini :
01 # Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
02 #
03 # This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
04 #
05 # This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
06 # entry should be kept on an individual line. The IP address should
07 # be placed in the first column followed by the corresponding host name.
08 # The IP address and the host name should be separated by at least one
09 # space.
10 #
11 # Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
12 # lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
13 #
14 # For example:
15 #
16 # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
17 # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host
18
19 127.0.0.1 localhost
Langkah kedua, setelah anda membuka file hosts, anda harus menambahkan alamat domain yang nantinya akan anda gunakan sebagai alamat virtual host folder website anda.
untuk menambahkan alamat domain baru anda, tambahkan teks 127.0.0.1 nama_website.com lalu letakan di bawah teks 127.0.0.1 localhost
01 # For example:
02 #
03 # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
04 # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host
05
06 127.0.0.1 localhost
07
08 #tambahkan alamat disini :
09
10 127.0.0.1 bw2.com
setelah melakukan dua langkah diatas, sekarang saatnya kita mengedit settingan server XAMPP, lakukan langkah-langkah dibawah ini :
langkah pertama, buka file httpd-vhosts.conf yang ada pada direktori E:\xampp\apache\conf\extra.
buka file tersebut dengan menggunakan notepad.
tambahkan teks dibawah ini pada file httpd-vhosts.conf
01
02
03 ServerAdmin admin@bw2.com
04
05 DocumentRoot /xampp/htdocs/bw2
06
07 ServerName bw2.com
08
09 ServerAlias bw2.com
10
11
kurang lebih, nantinya file tersebut akan jadi seperti dibawah ini :
01 #
02 # Virtual Hosts
03 #
04 # If you want to maintain multiple domains/hostnames on your
05 # machine you can setup VirtualHost containers for them. Most configurations
06 # use only name-based virtual hosts so the server doesn't need to worry about
07 # IP addresses. This is indicated by the asterisks in the directives below.
08 #
09 # Please see the documentation at
10 #
11 # for further details before you try to setup virtual hosts.
12 #
13 # You may use the command line option '-S' to verify your virtual host
14 # configuration.
15
16 #
17 # Use name-based virtual hosting.
18 #
19 ##NameVirtualHost *:80
20
21 #
22 # VirtualHost example:
23 # Almost any Apache directive may go into a VirtualHost container.
24 # The first VirtualHost section is used for all requests that do not
25 # match a ServerName or ServerAlias in any block.
26 #
27 ##
28 ##ServerAdmin postmaster@dummy-host.localhost
29 ##DocumentRoot "E:/xampp/htdocs/dummy-host.localhost"
30 ##ServerName dummy-host.localhost
31 ##ServerAlias www.dummy-host.localhost
32 ##ErrorLog "logs/dummy-host.localhost-error.log"
33 ##CustomLog "logs/dummy-host.localhost-access.log" combined
34 ##
35
36 ##
37 ##ServerAdmin postmaster@dummy-host2.localhost
38 ##DocumentRoot "E:/xampp/htdocs/dummy-host2.localhost"
39 ##ServerName dummy-host2.localhost
40 ##ServerAlias www.dummy-host2.localhost
41 ##ErrorLog "logs/dummy-host2.localhost-error.log"
42 ##CustomLog "logs/dummy-host2.localhost-access.log" combined
43 ##
44
45
46
47 ServerAdmin admin@bw2.com
48
49 DocumentRoot /xampp/htdocs/bw2
50
51 ServerName bw2.com
52
53 ServerAlias bw2.com
54
55
oke, proses penambahan alamat domain pada server local selesai di lakukan, langkah terakhir, anda harus mereset service APACHE pada windows XP…,
caranya, masuk ke Control Panel –> Administrative Tools –> Services –> cari “services Apache” –> Click Kanan lalu click Restart
Pada postingan kali ini, saya mau sharing tentang cara mengubah alamat localhost.
Biasanya, ketika kita menginstall XAMPP, lalu ingin memanggil aplikasi kita, yang kita lakukan adalah mengetikan alamat
localhost/nama_folder pada address bar browser.
Yang akan saya sharing pada postingan kali ini adalah cara mengubah pemanggilan folder pada XAMPP. Jadi nantinya,
kita tidak harus mengetikan alamat localhost/nama_folder, kita hanya tinggal mengetikan alamat xyz.com untuk memanggil aplikasi kita.
Langkah pertama, buka file hosts yang ada pada direktori E:\WINDOWS\system32\drivers\etc dengan notepad,
(double click file hosts –> pada windows open with, click notepad)
nb : pada komputer saya, file system saya taruh di drive E:\, di kebanyakan komputer, biasanya file system ada pada drive C:\
isi dari file hosts kurang lebih seperti dibawah ini :
01 # Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
02 #
03 # This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
04 #
05 # This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
06 # entry should be kept on an individual line. The IP address should
07 # be placed in the first column followed by the corresponding host name.
08 # The IP address and the host name should be separated by at least one
09 # space.
10 #
11 # Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
12 # lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
13 #
14 # For example:
15 #
16 # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
17 # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host
18
19 127.0.0.1 localhost
Langkah kedua, setelah anda membuka file hosts, anda harus menambahkan alamat domain yang nantinya akan anda gunakan sebagai alamat virtual host folder website anda.
untuk menambahkan alamat domain baru anda, tambahkan teks 127.0.0.1 nama_website.com lalu letakan di bawah teks 127.0.0.1 localhost
01 # For example:
02 #
03 # 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
04 # 38.25.63.10 x.acme.com # x client host
05
06 127.0.0.1 localhost
07
08 #tambahkan alamat disini :
09
10 127.0.0.1 bw2.com
setelah melakukan dua langkah diatas, sekarang saatnya kita mengedit settingan server XAMPP, lakukan langkah-langkah dibawah ini :
langkah pertama, buka file httpd-vhosts.conf yang ada pada direktori E:\xampp\apache\conf\extra.
buka file tersebut dengan menggunakan notepad.
tambahkan teks dibawah ini pada file httpd-vhosts.conf
01
02
03 ServerAdmin admin@bw2.com
04
05 DocumentRoot /xampp/htdocs/bw2
06
07 ServerName bw2.com
08
09 ServerAlias bw2.com
10
11
kurang lebih, nantinya file tersebut akan jadi seperti dibawah ini :
01 #
02 # Virtual Hosts
03 #
04 # If you want to maintain multiple domains/hostnames on your
05 # machine you can setup VirtualHost containers for them. Most configurations
06 # use only name-based virtual hosts so the server doesn't need to worry about
07 # IP addresses. This is indicated by the asterisks in the directives below.
08 #
09 # Please see the documentation at
10 #
11 # for further details before you try to setup virtual hosts.
12 #
13 # You may use the command line option '-S' to verify your virtual host
14 # configuration.
15
16 #
17 # Use name-based virtual hosting.
18 #
19 ##NameVirtualHost *:80
20
21 #
22 # VirtualHost example:
23 # Almost any Apache directive may go into a VirtualHost container.
24 # The first VirtualHost section is used for all requests that do not
25 # match a ServerName or ServerAlias in any
26 #
27 ##
28 ##ServerAdmin postmaster@dummy-host.localhost
29 ##DocumentRoot "E:/xampp/htdocs/dummy-host.localhost"
30 ##ServerName dummy-host.localhost
31 ##ServerAlias www.dummy-host.localhost
32 ##ErrorLog "logs/dummy-host.localhost-error.log"
33 ##CustomLog "logs/dummy-host.localhost-access.log" combined
34 ##
35
36 ##
37 ##ServerAdmin postmaster@dummy-host2.localhost
38 ##DocumentRoot "E:/xampp/htdocs/dummy-host2.localhost"
39 ##ServerName dummy-host2.localhost
40 ##ServerAlias www.dummy-host2.localhost
41 ##ErrorLog "logs/dummy-host2.localhost-error.log"
42 ##CustomLog "logs/dummy-host2.localhost-access.log" combined
43 ##
44
45
46
47 ServerAdmin admin@bw2.com
48
49 DocumentRoot /xampp/htdocs/bw2
50
51 ServerName bw2.com
52
53 ServerAlias bw2.com
54
55
oke, proses penambahan alamat domain pada server local selesai di lakukan, langkah terakhir, anda harus mereset service APACHE pada windows XP…,
caranya, masuk ke Control Panel –> Administrative Tools –> Services –> cari “services Apache” –> Click Kanan lalu click Restart
IT - Tips
Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop
Kalau anda mempunyai dua buah laptop atau lebih atau komputer desktop yang mempunyai wireless LAN card (wifi)
dan antara masing–masing laptop/ komputer tersebut ingin terhubung atau
terkoneksi satu sama lain sehingga dapat sharing data, printer,
internet, remote komputer dll. Cara sederhana dapat dilakukan dengan
koneksi adhoc yaitu koneksi wireless LAN tanpa menggunakan akses point, terhubung langsung antara komputer ke komputer lainnya tanpa menggunakan kabel.
Setting koneksi adhoc untuk windows xp sp2 adalah sebagai berikut :
Sebenarnya kalau komputer kesatu selalu nyala, pada komputer kedua dan
ketiga dan seterusnya tidak perlu disetting apapun, cukup nyalakan wifinya, View available wireless networks, pilih dan kemudian Connect. (seperti kalau kita koneksi pada hotspot).
Dengan melihat IP address yang didapat oleh masing - masing komputer. ( karena cara diatas kita tidak mengisi nomor IP secara manual, tetapi secara otomatis/DHCP, ( maksudnya otomatis disini supaya lebih mudah , di bagian bawah ada cara setting IP secara manual ).
Cara melihat IP address yang didapat yaitu masuk kembali ke Network Connection--> dobel klik pada wireless network connection yang sedang terkonek--> kemudian klik Support, (dilakukan di kedua komputer ), kemudian bandingkan hasilnya.
Masing - masing komputer harus mendapat nilai subnet mask yang sama : misal disini subnet masknya didapat 255.255.255.0 (kelas C), komputer-a dan komputer-b harus sama yaitu 255.255.255.0
Masing - masing komputer harus mendapat IP address yang satu network misal kalau komputer-a mendapat 192.168.0.X, maka komputer-b harus mendapat 192.168.0.X juga (hanya nilai Xnya saja yang berbeda antara komputer a dan b).
Klik Repair di salah satu komputer kalau tidak didapatkan nilai seperti ketentuan di atas, sampai mendapatkan IP address dan subnet mask yang sesuai.
Setting IP Secara Manual
•• Bisa saja pada beberapa kasus akan kesulitan mendapatkan IP sehingga koneksi tidak berhasil, maka kita harus set IP secara manual.
Caranya :
Pada komputer kedua set ip address : 192.168.0.2 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer ketiga set ip address : 192.168.0.3 subnet mask: 255.255.255.0
Dan seterusnya..
Apabila komputer kesatu mempunyai koneksi internet dan akan sharing ke yang lainnya, maka pada komputer kedua, ketiga dan seterusnya. Kolom Default Gateway dan Preferred DNS servernya harus diisi yaitu : 192.168.0.1 .
Untuk melakukan Sharing Data :
Untuk mengakses data dari komputer lawan bisa dilakukan dengan mengetik di RUN command \\namakomputer atau \\noIPaddress komputer lawan yang akan diakses.
Untuk Sharing Koneksi Internet
Klik tombol Setting, contreng services yang akan disharing, (yang mutlak untuk sharing internet adalah Web Server (HTTP), yang lainnya HTTPS, FTP, POP3, dll terserah anda sesuai kebutuhan, atau boleh juga pilih semua.--> kemudian klik OK.
Setting koneksi adhoc untuk windows xp sp2 adalah sebagai berikut :
- Nyalakan wifi
- Masuk ke network connection (klik start -->Control Panel --> Network and internet connection --> Network Connection )
- Klik kanan pada wireless network connection, kemudian klik properties.
- Pilih Tab Wireless Networks --> klik Advanced
- Pilih Computer-to-computer (ad hoc) networks only
- klik Close, Tampilan akan kembali ke jendela Wireless Network Connnection Properties
- Pada Preferred networks , klik Add
- Beri nama Network name (SSID) sesuai dengan yang kita inginkan misalnya contoh disini saya beri nama mynet (pada komputer yang lain namanya harus sama (mynet)).-->klik OK
- Pada Wireless network key, agar lebih mudah dulu network Authentication diisi : Open , pada Data encryption diisi : Disable. ( kalau mau langsung pakai proteksi juga silakan, tapi sebaiknya seperti ini dulu, nanti kalau sudah berhasil koneksinya silakan utak-atik option ini )
- Sehingga pada preferred networks akan tampil nama SSID yang sudah kita buat dengan nama mynet --> klik ok untuk keluar.
- Kalau kedua komputer sudah disetting seperti langkah di atas, langkah selanjutnya adalah tinggal mengkoneksikannya yaitu dengan masuk ke Network Connection, kemudian klik kanan pada Wireless Network Connection --> pilih View available wireless networks.
- Disana akan tampil SSID dengan nama mynet, sorot dengan mouse kemudian klik tombol Connect. Tunggu beberapa saat sampai statusnya Connected.
- Untuk Melihat berhasil tidaknya koneksi antar komputer, kita bisa melakukan perintah ping ke nama komputer lawan.
- untuk mengetahui nama komputer : klik kanan pada my computer --> properties --> pilih tab Computer Name-->full computer name ( = nama komputer)- Buka Command prompt (start --> klik RUN--> ketik cmd--> klik OK )
- Ketik ping namakomputerlawan (ping spasi nama komputer lawan) tekan enter, kalau berhasil akan ada reply dari komputer lawan.
- Kalau tidak ada reply bukan berarti belum berhasil, karena mungkin fungsi untuk pingnya dari komputer tersebut disable.
Dengan melihat IP address yang didapat oleh masing - masing komputer. ( karena cara diatas kita tidak mengisi nomor IP secara manual, tetapi secara otomatis/DHCP, ( maksudnya otomatis disini supaya lebih mudah , di bagian bawah ada cara setting IP secara manual ).
Cara melihat IP address yang didapat yaitu masuk kembali ke Network Connection--> dobel klik pada wireless network connection yang sedang terkonek--> kemudian klik Support, (dilakukan di kedua komputer ), kemudian bandingkan hasilnya.
Masing - masing komputer harus mendapat nilai subnet mask yang sama : misal disini subnet masknya didapat 255.255.255.0 (kelas C), komputer-a dan komputer-b harus sama yaitu 255.255.255.0
Masing - masing komputer harus mendapat IP address yang satu network misal kalau komputer-a mendapat 192.168.0.X, maka komputer-b harus mendapat 192.168.0.X juga (hanya nilai Xnya saja yang berbeda antara komputer a dan b).
Klik Repair di salah satu komputer kalau tidak didapatkan nilai seperti ketentuan di atas, sampai mendapatkan IP address dan subnet mask yang sesuai.
Setting IP Secara Manual
•• Bisa saja pada beberapa kasus akan kesulitan mendapatkan IP sehingga koneksi tidak berhasil, maka kita harus set IP secara manual.
Caranya :
- masuk ke network Connections-->klik kanan pada wireless network --> klik properties.
- Dobel klik pada internet protocol (Tcp/ip) --> klik pada use the following ip address.
Pada komputer kedua set ip address : 192.168.0.2 subnet mask: 255.255.255.0
Pada komputer ketiga set ip address : 192.168.0.3 subnet mask: 255.255.255.0
Dan seterusnya..
Apabila komputer kesatu mempunyai koneksi internet dan akan sharing ke yang lainnya, maka pada komputer kedua, ketiga dan seterusnya. Kolom Default Gateway dan Preferred DNS servernya harus diisi yaitu : 192.168.0.1 .
Untuk melakukan Sharing Data :
- Klik kanan pada drive atau folder yang akan disharing --> pilih Sharing and security
Untuk mengakses data dari komputer lawan bisa dilakukan dengan mengetik di RUN command \\namakomputer atau \\noIPaddress komputer lawan yang akan diakses.
Untuk Sharing Koneksi Internet
- Di komputer yang ada koneksi internetnya masuk ke Network Connection --> Klik kanan pada koneksi internet yang akan disharing --> klik properties
Klik tombol Setting, contreng services yang akan disharing, (yang mutlak untuk sharing internet adalah Web Server (HTTP), yang lainnya HTTPS, FTP, POP3, dll terserah anda sesuai kebutuhan, atau boleh juga pilih semua.--> kemudian klik OK.
IT - Tips
Mengenal IP Address
Mengenal IP Address, IP address
adalah cara komputer berkomunikasi dengan komputer lain di jaringan.
IP address bisa diibaratkan seperti ‘alamat rumah’ untuk komputer.
Karena digunakan sebagai pengenal komputer yang satu dengan yang lain
maka IP address tidak boleh sama. IP address yang masih digunakan saat
ini adalah IP versi 4 (32 bit) dan yang akan banyak digunakan di masa depan adalah IP versi 6 (128 bit).
Bentuk penulisan IPv4 dituliskan dalam 4 kelompok bilangan yaitu 255.255.255.255 atau kalau dibinerkan menjadi 11111111.11111111.11111111.11111111, format tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Network ID menunjukkan alamat dari jaringannya sedangkan Host ID menunjukkan banyaknya host. Bisa juga dikatakan Network ID adalah nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumahnya.
IP versi 4 dibagi menjadi 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D dan E. Untuk IP kelas D dan E digunakan untuk kepentingan khusus seperti multicasting. Jadi yang digunakan secara umum adalah IP kelas A, B, dan C. Berikut ini pembagiannya.
Contoh :
Subnet mask digunakan untuk membaca dan memastikan bahwa komputer yang terhubung berada dalam kelas yang sama. Jadi selain komputer diberi alamat IP juga perlu diberikan subnet mask supaya dapat bekerja di jaringan. Berikut ini subnet mask yang digunakan masing masing kelas.
IP Address Versi 6 (ipv6)
IP versi 6 ini muncul karena derasnya penggunaan ip versi 4 sehingga akhirnya para jago 2 internet memutuskan untuk membuat pengalamatan yg lebih efisien sehingga muncul yg namanya ip versi 6 ini. Berikut ini adalah contoh format alamat IPv6 :
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A atau bisa juga desederhanakan menjadi: 21DA3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A
Netmask
Netmask (subnetting) ini merupakan mask yang membagi alamat ip menjadi subnet subnet (menentukan range alamat ip ). Netmask ini terdiri dari 4 byte dengan
format mirip ip address versi 4. di mana tiap byte netmask yang dipisahkan titik, mewakili range dari ip address , misal:
Jika netmask: 255.255.255.0 maka range ip addressnya ya semua alamat ip yang memiliki 3 byte pertama yg sama dg ip address dari mesin dengan netmask 255.255.255.0 ( 3 byte pertama netmask adalah 255.255.255 ). Misal komputer dg alamat ip 192.168.1.10 maka rangenya 192.168.1.0-192.168.192.168.1.255
Bentuk penulisan IPv4 dituliskan dalam 4 kelompok bilangan yaitu 255.255.255.255 atau kalau dibinerkan menjadi 11111111.11111111.11111111.11111111, format tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Network ID menunjukkan alamat dari jaringannya sedangkan Host ID menunjukkan banyaknya host. Bisa juga dikatakan Network ID adalah nama jalan sedangkan Host ID adalah nomor rumahnya.
IP versi 4 dibagi menjadi 5 kelas yaitu kelas A, B, C, D dan E. Untuk IP kelas D dan E digunakan untuk kepentingan khusus seperti multicasting. Jadi yang digunakan secara umum adalah IP kelas A, B, dan C. Berikut ini pembagiannya.
| Kelas A | Kelas B | Kelas C | Kelas D | Kelas E | |
| Range | 0-127 | 128-191 | 192-233 | 224-247 | 248-255 |
| Oktet Pertama | 0 | 10 | 110 | 1110 | 1111 |
| Panjang Network ID | w | w.x | w.x.y | - | - |
| Panjang Host ID | x.y.z | y.z | z | - | - |
| Network Prefix | 8 | 16 | 24 | - | - |
| Network Maksimum | 127 | 16348 | 2097152 | - | - |
| Host Maksimum | 16777214 | 65534 | 254 | - | - |
Contoh :
IP 192.168.0.15 adalah IP kelas C dengan :
Network ID = 192.168.0.0
Host ID = 192.168.0.15
Subnet Mask = 255.255.255.0
Subnet mask digunakan untuk membaca dan memastikan bahwa komputer yang terhubung berada dalam kelas yang sama. Jadi selain komputer diberi alamat IP juga perlu diberikan subnet mask supaya dapat bekerja di jaringan. Berikut ini subnet mask yang digunakan masing masing kelas.
| Kelas | Subnet Mask |
| A | 255.0.0.0 |
| B | 255.255.0.0 |
| C | 255.255.255.0 |
IP Address Versi 6 (ipv6)
IP versi 6 ini muncul karena derasnya penggunaan ip versi 4 sehingga akhirnya para jago 2 internet memutuskan untuk membuat pengalamatan yg lebih efisien sehingga muncul yg namanya ip versi 6 ini. Berikut ini adalah contoh format alamat IPv6 :
21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A atau bisa juga desederhanakan menjadi: 21DA3:0:2F3B:2AA:FF:FE28:9C5A
Netmask
Netmask (subnetting) ini merupakan mask yang membagi alamat ip menjadi subnet subnet (menentukan range alamat ip ). Netmask ini terdiri dari 4 byte dengan
format mirip ip address versi 4. di mana tiap byte netmask yang dipisahkan titik, mewakili range dari ip address , misal:
Jika netmask: 255.255.255.0 maka range ip addressnya ya semua alamat ip yang memiliki 3 byte pertama yg sama dg ip address dari mesin dengan netmask 255.255.255.0 ( 3 byte pertama netmask adalah 255.255.255 ). Misal komputer dg alamat ip 192.168.1.10 maka rangenya 192.168.1.0-192.168.192.168.1.255
Saturday, October 13, 2012
IT - Tips
sort array 2 dimensi
contoh :
$arr = array();
$arr[0]['id'] = 1;
$arr[0]['name'] = 'sathish';
$arr[0]['role'] = 1000;
$arr[1]['id'] = 2;
$arr[1]['name'] = 'siyam';
$arr[1]['role'] = 200;
$arr[2]['id'] = 3;
$arr[2]['name'] = 'prabhu';
$arr[2]['role'] = 1234;
$arr[3]['id'] = 4;
$arr[3]['name'] = 'hawai';
$arr[3]['role'] = 111;
$arr[4]['id'] = 5;
$arr[4]['name'] = 'dean';
$arr[4]['role'] = 999;
$result = sortTwoDimensionArrayByKey($arr,'name');
echo "
function sortTwoDimensionArrayByKey($arr, $arrKey, $sortOrder=SORT_ASC)
{
foreach($arr as $key => $row)
{
$key_arr[$key] = $row[$arrKey];
}
array_multisort($key_arr, $sortOrder, $arr);
return $arr;
}
?>
$arr = array();
$arr[0]['id'] = 1;
$arr[0]['name'] = 'sathish';
$arr[0]['role'] = 1000;
$arr[1]['id'] = 2;
$arr[1]['name'] = 'siyam';
$arr[1]['role'] = 200;
$arr[2]['id'] = 3;
$arr[2]['name'] = 'prabhu';
$arr[2]['role'] = 1234;
$arr[3]['id'] = 4;
$arr[3]['name'] = 'hawai';
$arr[3]['role'] = 111;
$arr[4]['id'] = 5;
$arr[4]['name'] = 'dean';
$arr[4]['role'] = 999;
$result = sortTwoDimensionArrayByKey($arr,'name');
echo "
"; print_r($result); echo "";
function sortTwoDimensionArrayByKey($arr, $arrKey, $sortOrder=SORT_ASC)
{
foreach($arr as $key => $row)
{
$key_arr[$key] = $row[$arrKey];
}
array_multisort($key_arr, $sortOrder, $arr);
return $arr;
}
?>
IT - Tips
Lupa Password Administrator Windows
- download software di https://skydrive.live.com/?cid=b98f3d302358df4a&id=B98F3D302358DF4A!115 ukurannya sekitar 3,6 MB, (suport windows xp dan vista juga windows 7)
- Extract file zipnya, didalamnya ada file iso(cd080802.iso), kemudian copykan (burn) ke CDR blank menggunakan software burning seperti nero, roxio..dll. Gunakan pilihan Burn image to disc (nero).
( windows 7, setelah diextract file zipnya , untuk burnnya tingal klik kanan file ISO pilih Burn Image to Disc / tanpa perlu memakai software tambahan (nero roxio dll))
- Booting komputer menggunakan CD yang telah kita buat (set komputer (bios)agar first bootnya ke CD/DVD drive).
Untuk Microsoft Windows yang terinstall secara standard (yang umum), sampai step/urutan ke 7 kita tinggal tekan enter .
• 1. Tampilan pertama seperti ini
• 2. Tekan Enter, tunggu loading beberapa saat
• 3. Pilih Partisi dimana windows terinstall, atau langsung Tekan Enter
• 4. Pilih windows registry directory, atau langsung Tekan Enter
• 5. Tekan Enter ( Pilihan : Pasword Reset)
• 6. Tekan Enter (User data and Password)
• 7. Tekan Enter (pilihan : administrator account)
• 8. Ketik 1 (angka satu ) kemudian tekan Enter ( memilih clear / blank password )
• 9. Ketik ! (tanda seru) kemudian tekan Enter (untuk keluar)
• 10. Ketik q kemudian tekan Enter (untuk keluar)
• 11. Ketik y kemudian tekan Enter untuk menyimpan.
• 12. ketik n kemudian tekan enter untuk keluar
• Keluarkan CD, tekan tombol Control + Alt + Del Untuk Reboot komputer
Account administrator saat ini sudah tidak memakai password ( blank ).
IT - Tips
Membuat Virtual Memori
- klik Start >> Control Panel >> System hingga akan muncul jendela “System Properties”
- klik tab “Advance” kemudian pada boks “performance”, klik setting hingga muncul jendela “Perfomance Options”.
- pada jendela “Perfomance options”, pilih tab “Advance”, seperti screenshot di bawah ini.
- kemudian pada boks “Virtual Memory”, klik “Change”, kemudian akan muncul daftar harddisk pada computer kita, seperti screenshot di bawah ini.
- kemudian pilih salah satu drive untuk tempat Virtual Memory yang akan kita buat. Pilihlah drive yang berbeda dengan lokasi drive system. Kemudian klik pada “Custom Size”.
- isikan nilai pada Initial size dan pada Maximum size dalam MB. Sebagai pedoman, untuk nilai Initial size, kapasitas RAM dikali 1,5. Sedangkan untuk nilai Maximum size, kapasitas RAM dikalikan 3. Sebagai contoh, misalkan kapasitas RAM kita adalah 512 MB, maka nilai pada Initial sizenya adalah 756 MB, untuk maximum sizenya adalah 1512 MB.
- pastikan masih ada free space pada harddisk untuk menampung virtual memory yang kita buat tersebut.
- kemudian klik OK kemudian OK dan OK lagi.
- selesai dan kemudian pastikan performance computer kita menjadi lebih baik atau cepat dibandingkan sebelumnya.
Monday, October 8, 2012
IT - Tips
Mempercepat shutdown windows XP
- Klik tombol "Start | Run"
- Ketik : Regedit
- Cari key : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop
- Dobel Klik pada nilai : HungAppTimeOut
- Rubah nilainya menjadi 4000, nilai sebelumnya kemungkinan 5000 atau 20000.
- Langkah selanjutnya cari key : HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\
- Dobel Klik pada : WaitToKillServiceTimeOut
- dan rubah nilainya menjadi : 4000
Saturday, October 6, 2012
IT - Tips
Memasang Program Di System Tray Otomatis
- Silakan download aplikasi gratis http://www.whitsoftdev.com/trayconizer/
- Extractlah dalam satu folder dengan program yang ingin Anda pasang di system tray. Dalam kasus saya di drive D folder Bell ( D:/ProgramBel ). Jadi dalam folder ProgramBel akan ada dua file yaitu Trayconizer.exe dan Bell.exe
- Klik tombol start, pilihlah run dan ketikan perintah berikut ini “regedit” (tanpa kutip)
- Saat muncul jendela registry pilihlah HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
- Klik edit kemudian New terus pilih String Value berilah dengan nama BelSysTray atau sesuka Anda
- Klik ganda pada value tersebut dan masukkanlah nilai dengan format seperti ini D:/Trayconizer .exe -minimize D:/bell.exe
- Restart komputer Anda dan selamat Bell Anda muncul sesaat setelah proses StartUp dan kemudian memasangnya di system tray.
Saturday, September 22, 2012
IT - Tips
Mengkonversi Gambar Raster ke Vektor
Sebagian besar gambar digital dalam bentuk raster grafik atau bitmap (.bmp).
Sebuah raster grafik image ditetapkan dengan
kotak pixel yang diatur untuk warna tertentu. Raster grafik image tidak
dapat diperbesar dengan kualitas yang masih tetap bagus. Oleh karena
itu, untuk gambar yang diskala untuk resolusi yang lebih tinggi lebih baik menggunakan grafis vektor.
Gambar yang di
menggunakan grafis vector akan di skala dengan size yang bermacam –
macam dan tetap mempertahankan kualitasnya. Ini sangat ideal untuk
menangani hal-hal seperti font dan logo.
Inkscape adalah sebuah vektor open source editor grafis yang dapat Anda gunakan untuk mengubah gambar raster ke gambar grafis vektor.
Cara menggunakan Inkscape untuk mengubah logo Inkscape di atas menjadi
sebuah gambar (Scalable Vector Graphics) SVG. SVG adalah file format
pada grafis vektor.
Download di http://inkscape.org/download/
Setelah Anda menginstal Inkscape, menjalankannya dan membuka gambar
raster yang akan dikonversi. Mengubahnya ke file SVG akan memungkinkan untuk dilakukannya skala pada gambar tanpa merusak kualitasnya.
Sebuah raster grafik image ditetapkan dengan
kotak pixel yang diatur untuk warna tertentu. Raster grafik image tidak
dapat diperbesar dengan kualitas yang masih tetap bagus. Oleh karena
itu, untuk gambar yang diskala untuk resolusi yang lebih tinggi lebih baik menggunakan grafis vektor.
Gambar yang di
menggunakan grafis vector akan di skala dengan size yang bermacam –
macam dan tetap mempertahankan kualitasnya. Ini sangat ideal untuk
menangani hal-hal seperti font dan logo.
Inkscape adalah sebuah vektor open source editor grafis yang dapat Anda gunakan untuk mengubah gambar raster ke gambar grafis vektor.
Cara menggunakan Inkscape untuk mengubah logo Inkscape di atas menjadi
sebuah gambar (Scalable Vector Graphics) SVG. SVG adalah file format
pada grafis vektor.
Download di http://inkscape.org/download/
Setelah Anda menginstal Inkscape, menjalankannya dan membuka gambar
raster yang akan dikonversi. Mengubahnya ke file SVG akan memungkinkan untuk dilakukannya skala pada gambar tanpa merusak kualitasnya.
- Pilih gambar dengan menavigasi ke Edit; Select All dalam menu Inkscape atau dengan menekan Ctrl-A pada keyboard
- Pilih Path Trace Bitmap atau tekan Shift-Alt-B pada keyboard.
- Dalam trace bitmap dialog, pilih Color dan pastikan bahwa Smooth tidak dicentang.
- Klik tombol OK dan konversi akan segera diproses. Jangan lupa untuk disimpan dan pastikan bahwa tipe file adalah SVG.
Monday, July 23, 2012
IT - Tips
Tips Memprotek dan Menghilangkan Tampilan Rumus Excel
- Langkah pertama, bebaskan terlebih dulu seluruh sel dari format protek, letakkan pointer di sembarang sel lalu tekan Ctrl + A sehingga diblok seluruh sel. Dalam posisi seluruh sel tetap di blok, klik menu Home > Format > Format Cells (Sedangkan Excel 2003 : menu Format > Cells). Lalu muncul jendela berikut :
Pilih tab Protection, lalu bebaskan tanda chekmark dari Locked dan Hidden, kemudian klik OK. - Selanjutnya, Letakkan pointer pada sel rumus yang akan diprotek dan dihide. Dalam posisi pointer sel berada di sel rumus yang akan diprotek dan dihide, klik menu Home > Format > Format Cells. Pilih tab Protection, lalu klik kotak cek Locked dan Hidden, kemudian klik OK.
- Langkah terakhir menjalankan perintah protek. Klik menu Home > Format > Protect Sheet atau tekan tombol Alt + TPP. Lalu muncul jendela Protect Sheet, isi password lulu klik OK. Kemudian muncul jendela kondirmasi dan isi password yang sama sekali lagi.
- Lihat hasilnya, isi rumus tidak nampak (kosong) pada kotak Formula Bar, tapi nilai (value) rumus masih nampak di sel. Perintah protek di atas juga menghasilkan protek sel pada sel rumus, sedangkan pada sel-sel lainnya tidak diprotek.
Sunday, October 16, 2011
IT - Tips
Tembus Blokir Situs
Gunakan "web proxy" / atau anonymous proxy
- http://anonymouse.org
- http://www.guardster.com
- http://www.megaproxy.com
- http://www.snoopblocker.com
- http://www.sitesurf.net
- http://www.youhide.com
Tuesday, July 26, 2011
IT - Tips
Membangun VPN pada Windows XP
Yang di butuhkan 2 NIC (network interface card-tidak mutlak) salah satunya akan digunakan untuk komunikasi antara komputer yang berstatus sebagai VPN server dan VPN client.
VPN SERVER ( di komputer server )
VPN SERVER ( di komputer server )
- Control Panel - Network Connections - Create a New Connection - Next
- Pilih “Set up an advanced connection“ - Next
- Pilih “Accept incoming connections“ - Next
- Kalau komputer/laptop ada port LPT1 (printer) jangan di beri tanda centang, abaikan saja -Next
- Pilih “Allow virtual private connections” - Next
- Pilih User yang kita perbolehkan untuk melakukan koneksi kedalam mesin, Bisa juga kita menambahkan User sendiri dengan klik tombol “Add“ - Next
- Pilih “Internet Protocol (TCP/IP)”
- Pilih Properties - centang “Allow callers to access my local area network”
- Jika memperbolehkan user mengakses lokal area network termasuk didalamnya share files/printers/device lainnya yang dishare. Kalau tidak memperbolehkan dihapus centangnya.
- Pilih “Assign TCP/IP addresses automatically using DHCP”.
- Pilih “Specify TCP/IP addresses”
- Range (batasan) misalnya 192.168.0.1 sampai dengan 192.168.1.255 maka otomatis client terhubung akan mendapatkan IP dalam range tersebut selama available.
- Pilih “Allow calling computer to specify it’s own IP address”
- Jika memperbolehkan user yang terhubung boleh merubah konfigurasi TCP/IP sendiri secara manual. - Next - Finish.
VPN CLIENT ( di komputer client )
- Control Panel - Network Connection - Create a New Connection - Next
- pilih Connect to the network at my workplace. Lalu klik Next.
- Klik Virtual Private Network Connection lalu klik Next.
- Berikan nama untuk koneksi VPN kita ini, misalnya XYZ. Lalu kita klik Next.
- Pada tahap ini kita pilih “Don’t dial the initial Connection”, lalu klik Next. ( Kalo akses internet Unlimited bisa pake cara ini, tapi jika akses internet anda per dia-up connection tentunya bisa anda sesuaikan dengan internet akses anda ).
- Selanjutnya kita masukkan IP Address dari VPN Server kita, bisa berupa nama Host Name atau IP Public-nya, misalnya : 125.164.75.155.
- Proses Create koneksi VPN telah selesai dan kita klik Finish.
- Begitu kita klik Finish, maka akan muncul kota dialog. klik Properties.
- Pilih Internet Protocol / TCP-IP - Properties - ADVANCED
- ada pilihan Use Gateway to Remote Network. Jika kita centang maka apabila PC kita ini terkoneksi ke VPN maka Gateway yang kita pake akan mengambil Gateway VPN Server
( konsep Forward Routing mengunakan VPN seperti inilah yang banyak digunakan untuk mempercepat akses internet dengan melalui JALUR ALTERNATIF ).
IT - Tips
Masuk Windows XP secara otomatis
- Klik Start dan pilih Run.
- Ketikkan perintah "Control userpasswords2" - enter
- Pada tab Users, hilangkan tanda centang "Users must Enter a username and password to use this computer"
- Klik tombol Apply pada windows User Accounts.
- Jika muncul dialog box Automatically Log On, masukkan usename dan password. Lalu klik tombol OK
- Klik OK pada window User Accounts untuk mengakhiri proses.
- Restart
Sunday, July 17, 2011
IT - Tips
Router dengan Windows XP
Di dalam Windows, ada sebuah tool yang digunakan untuk memanajemen network seperti mensetting IP address, menyiapkan routing, dsb.
1. Dua buah kartu jaringan (NIC) :
2. Mempunyai hak akses administrasi untuk menghentikan/memulai services.
Tool ini namanya netsh (singkatan dari network shell).
Untuk menggunakan netsh ini dalam membuat router, kita akan membutuhkan 2 NIC (Network Interface Card). NIC yang pertama adalah untuk terhubung ke network publik (misal: Internet) dan yang lainnya adalah untuk terhubung ke LAN (Local Area Network). Untuk NIC LAN, bisa dihubungkan ke switch atau ke satu komputer (diperlukan kabel crossover).
Cara berikut adalah untuk membuat Windows XP bekerja sebagai NAT, tetapi tanpa batasan dari ICS (Internet Connection Sharing).
Kebutuhan
1. Dua buah kartu jaringan (NIC) :
a. NIC1: terhubung ke jaringan internal (LAN).
(Network apa saja, tidak terbatas pada 192.168.1.0).
(Network apa saja, tidak terbatas pada 192.168.1.0).
b. NIC2: terhubung ke jaringan Internet (atau
jaringan lain yang ingin dihubungkan).
jaringan lain yang ingin dihubungkan).
2. Mempunyai hak akses administrasi untuk menghentikan/memulai services.
Langkah-langkah membuat Router dengan NAT pada Windows XP
1. Nonaktifkan ICS pada kedua NIC
- Klik kanan pada NIC > Properties > Advanced. Pastikan Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection tidak dicont(r)eng.
- Buka Control Panel > Administrative Tools > Services > Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Disabled” dan klik OK.
- Jika menggunakan Category View :Buka Control Panel > Performance and Maintenance > Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
- Jika tidak : Control Panel > Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
4. Mengaktifkan “IPEnableRouter” pada registry
- Buka Start > Run… dan ketik “regedit”, tanpa tanda petik “ ”, Klik OK.
- Pada window Registry Editor : buka HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Tcpip > Parameters. Cari “IPEnableRouter”. Klik 2x dan ubah value dari 0 menjadi 1.
- Restart komputer.
5. Melakukan konfigurasi NIC
- Cukup satu saja yang memiliki gateway (Misal : NIC2). Hapus gateway pada NIC yang satunya. (NIC1)
- (Opsional) Lakukan perubahan nama pada NIC1(Namanya mungkin “Local Area Connection”) menjadi “LAN” dan NIC2( Namanya mungkin “Local Area Connection 2” ) menjadi “Internet”. Tujuannya disini untuk memudahkan mengenali tiap NIC.
6. Mengaktifkan dan mengkonfigurasi NAT
- Klik tombol Start > Run…
- Ketik cmd pada Open dan klik OK
- Ketik netsh routing ip nat uninstall ( untuk menjamin services tidak aktif )
- Instalasi NAT : Ketik netsh routing ip nat install
- Menambahkan interface publik : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”Internet” mode=FULL
- Menambahkan interface private : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”LAN” mode=PRIVATE
Konfigurasi pada PC Client
PC Client harus dikonfigurasi menggunakan subnet yang sama dengan router. Ubah default gateway dan DNS server menjadi IP address pada router.
Contoh
Router
- NIC1 “LAN” :
o IP Address : 28.5.19.81
o Subnet mask : 255.255.255.0
o Default gateway : dikosongkan
o DNS Server : dikosongkan
- NIC2 “Internet” :
o IP Address : 192.168.1.10
o Subnet mask : 255.255.255.0
o Default gateway : 192.168.1.1
o DNS Server : 192.168.1.1
PC Client
- Client 01 :
o IP Address : 28.5.19.1
o Subnet mask : 255.255.255.0
o Default gateway : 28.5.19.81
o DNS Server : 28.5.19.81
- Client 02 :
o IP Address : 28.5.19.2
o Subnet mask : 255.255.255.0
o Default gateway : 28.5.19.81
o DNS Server : 28.5.19.81
Subscribe to:
Posts (Atom)












